cara mencari bunga pinjaman

Ikuti Cara Menghitung Bunga Pinjaman Yang Mudah Berikut Ini

Sebelum akhirnya meminjam dana, kamu bisa melakukan perhitungan bunga dari pinjaman yang hendak dilakukan. Ini dilakukan supaya kamu bisa mengetahui dengan benar perhitungan tingkat suku bunga pada kredit yang diajukan. Selain itu kamu jadi bisa menghitung-hitung apakah nominal yang dipinjam bisa kamu kembalikan setiap bulan selama periode tertentu atau tidak. JULOvers yang ingin tahu cara menghitung bunga pinjaman, bisa membaca artikel ini sampai selesai ya!

Bagaimana Cara Menghitung Bunga Pinjaman Dengan Tepat?

Terdapat tiga cara atau rumus dalam menghitung bunga pinjaman yang sudah digunakan di dalam perbankan Indonesia. Cobalah untuk memahami perhitungannya di bawah ini. 

1. Rumus Bunga Flat

rumus bunga flat
Sumber: Pexels

Perhitungan dengan rumus bunga flat adalah sistem perhitungan yang mengacu pada besaran pokok awal pinjaman. Rumus ini umumnya digunakan untuk kredit tanpa agunan atau KTA, mobil, HP, laptop, dan lain-lain. Sederhananya, sistem perhitungan ini digunakan pada kredit konsumtif. Rumus bunga flat adalah sebagai berikut: 

  • (pokok pinjaman x suku bunga x total jangka waktu kredit) ÷ jumlah bulan dalam jangka waktu kredit 

Sebagai contoh, kita andaikan bahwa kamu meminjam dana sebesar Rp30 juta dengan suku bunga sebesar 10% dalam setahun. Jika pinjaman ini dilakukan selama 12 bulan, maka perhitungannya adalah sebagai berikut: 

  • Pokok pinjaman per bulan = Rp30 juta ÷ 12 = Rp2.500.000
  • Bunga per tahun = Rp30 juta x 10% = Rp3.000.000
  • Bunga per bulan = Rp3.000.000 ÷ 12 = Rp250.000
  • Total biaya yang harus dibayar per bulan = biaya pokok pinjaman per bulan + bunga per bulan = Rp 2.500.000 + Rp250.000 = Rp2.750.000

Jadi cicilan per bulan yang harus kamu bayar sebesar Rp2.750.000

Baca Juga: Pinjaman Cepat, Ini Dia 4 Sumber yang Bisa Kamu Coba!

2. Rumus Bunga Efektif

rumus bunga efektif
Sumber: Pexels

Perhitungan dengan rumus bunga efektif adalah sistem perhitungan yang memampukan kamu membayar biaya yang semakin kecil setiap bulan berikutnya. Sederhananya, sistem perhitungan ini dilakukan dengan menghitung sisa biaya yang belum terbayar. Penggunaan perhitungan bunga efektif biasanya digunakan dalam kredit jangka panjang seperti investasi atau kredit kepemilikan rumah (KPR). Rumus bunga efektif adalah sebagai berikut: 

  • Sisa pokok pinjaman bulan sebelumnya x suku bunga per tahun x (30 hari ÷ 360 hari)

Sebagai contoh, mari andaikan bahwa kamu mengajukan KPR sebesar Rp300 juta dengan bunga per tahun 10% selama 12 bulan. Perhitungan cicilan bunganya adalah sebagai berikut: 

  • Angsuran bulanan pokok = Rp300 juta ÷ 12 = Rp25 juta
  • Biaya bunga bulan pertama = (Rp300 juta - (1-1) x Rp25 juta) x 10% ÷ 12 = Rp2.500.000
  • Cicilan bunga bulan pertama = Rp25 juta + Rp2.500.000 = Rp27.500.000
  • Biaya bunga bulan kedua = (Rp300 juta - (2-1) x Rp25 juta) x 10% ÷ 12 = Rp2.291.666,67
  • Cicilan bunga bulan kedua = Rp25 juta + Rp2.291.666,67 = Rp27.291.666,67
  • Biaya bunga bulan ke-12 = (Rp300 juta - (12-1) x Rp25 juta) x 10% ÷ 12 = Rp208.333,33
  • Cicilan bunga bulan ke-12 = Rp25 juta + Rp208.333,33 = Rp25.208.333,33

Kamu bisa terus melanjutkan perhitungan bulan-bulan sebelumnya hingga bulan yang ke-12 seperti contoh di atas. Dengan begitu kamu bisa mengetahui biaya per bulan yang harus dibayar. 

Baca Juga: Begini Cara Memilih Aplikasi Pinjaman Online yang Aman

kredit digital Julo

3. Rumus Bunga Anuitas

rumus bunga anuitas
Sumber: Pexels

Perhitungan bunga anuitas adalah sistem yang menghitung biaya cicilan setiap bulan dalam nominal yang tetap dari kalkulasi saldo pokok pinjaman. Sederhananya, jumlah biaya per bulan yang harus dibayar memiliki nominal yang sama. Rumus perhitungan bunga anuitas adalah sebagai berikut: 

  • Sisa pokok pinjaman bulan sebelumnya x suku bunga tahunan x (30 hari/360 hari)

Sebagai contoh, mari andaikan kamu mengajukan pinjaman sebesar Rp60 juta dengan bunga 15% per tahun selama 12 bulan. Perhitungan cicilan bunganya adalah sebagai berikut:

  • Pokok pinjaman per bulan = Rp60 juta ÷ 12 = Rp5.000.000
  • Bunga per tahun = Rp60 juta x 15% = Rp9.000.000
  • Bunga per bulan = Rp9.000.000 ÷ 12 = Rp750.000
  • Total cicilan per bulan = pokok pinjaman per bulan + bunga per bulan = Rp5.000.000 + Rp750.000 = Rp5.750.000

Demikian penjelasan tiga cara menghitung bunga pinjaman. Kini kamu bisa mulai memperkirakan jumlah cicilan per bulan yang perlu dibayar. Namun sebenarnya kamu tidak perlu bingung menghitung-hitung jumlah biaya yang harus dibayar per bulannya, karena ada aplikasi pinjaman yang akan menghitungnya seperti JULO. 

JULO kredit digital sudah terdaftar dan berizin dari OJK sehingga aman dan terpercaya. Semua biaya cicilan yang harus dibayar per bulan akan langsung terakumulasi dan bisa kamu lihat melalui aplikasi JULO pada aktivitas pinjaman. Bagaimana? Penggunaan JULO sangat mudah, bukan? Kamu bisa langsung mengajukan pinjaman melalui aplikasi JULO!

Klik untuk Download JULO Kredit Digital
Darwin
He love eat, shop, and travel. He writes about finance, business, technology, & lifestyle on JULO Blog to help many people aware about finance and how to deal with it wisely.

Artikel Lainnya

2022-06-30   |   Tentang Julo, Gaya Hidup

Sudah Daftar JULO Charity Run? Simak Informasi dan Langkah-langkah Berikut!

Wah, tanpa terasa sebentar lagi kita sudah memasuki bulan Juli, yang berarti... JULO Charity Run sudah tinggal…

2022-06-30   |   Gaya Hidup

Jalan Cepat Beri Segudang Manfaat. Yuk, Simak dengan Cermat!

Jalan cepat sering kali dianggap remeh dan disepelekan oleh banyak orang. Sebagian besar dari mereka bahkan tidak…