Daftar Isi
Bagaimana Cara Memilih Aplikasi Pinjaman Online yang Aman?
1. Pastikan Aplikasi Terdaftar Resmi di OJK
2. Lihat Riwayat Aplikasi
3. Cek Suku Bunganya
4. Cari Aplikasi yang Memiliki Customer Service
5. Gunakan Aplikasi dan Situs Web Resmi
6. Ajukan Pinjaman Sesuai Kebutuhan
7. Teliti Semua Persyaratannya
Daftar Isi
Bagaimana Cara Memilih Aplikasi Pinjaman Online yang Aman?
1. Pastikan Aplikasi Terdaftar Resmi di OJK
2. Lihat Riwayat Aplikasi
3. Cek Suku Bunganya
4. Cari Aplikasi yang Memiliki Customer Service
5. Gunakan Aplikasi dan Situs Web Resmi
6. Ajukan Pinjaman Sesuai Kebutuhan
7. Teliti Semua Persyaratannya

7 Cara Terbaik Memilih Aplikasi Pinjaman Online yang Aman

aplikasi pinjaman online yang aman

Aplikasi pinjaman online menjadi solusi andalan dalam menyelesaikan berbagai masalah keuangan. Kemudahan dan kecepatan mendapatkan kredit membuat banyak orang mulai beralih menggunakan cara praktis ini. Sayangnya, tidak sedikit pengguna terjebak ke dalam berbagai masalah akibat kelalaian saat memilih aplikasi pinjaman online yang aman.

JULOvers tidak boleh sembarangan dalam memilih aplikasi pinjaman online. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan kalau kamu ingin menggunakan layanan ini untuk kebutuhanmu. Apa saja pertimbangan wajib sebelum menggunakan aplikasi pinjaman online? Kamu akan menemukan jawabannya secara lengkap dalam artikel ini.

Bagaimana Cara Memilih Aplikasi Pinjaman Online yang Aman?

Tidak semua aplikasi pinjaman online aman digunakan untuk bertransaksi. Banyak pengguna justru mengalami kejadian pahit karena salah memilih. Kejadian tersebut dapat diatasi kalau kamu bijak dalam memilih aplikasinya. Selain itu, kamu wajib mengetahui tips melakukan kredit yang tepat agar tidak bermasalah di kemudian hari.

Lantas, bagaimana cara memilih aplikasi yang aman dan tepercaya untuk digunakan. Gunakan tips di bawah ini sebagai panduan JULOvers.

1. Pastikan Aplikasi Terdaftar Resmi di OJK

logo otoritas jasa keuangan (OJK)

Sumber: OJK

Aplikasi pinjaman online dan layanan financial technology (fintech) lainnya harus terdaftar dalam dan memiliki izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lembaga ini berperan sebagai pengawas kegiatan keuangan secara online, termasuk kredit.

Baca Juga: Pinjaman Online Resmi, Catat List Terbaru dari OJK!

Tidak semua aplikasi berlabel OJK di toko aplikasi (app store) terdaftar dan berizin resmi dari lembaga tersebut. Jadi, lakukan pengecekan dengan mengunjungi website OJK. Kamu akan terhindar dari tindakan penipuan serta aplikasi layanan pinjaman online yang tidak sesuai regulasi OJK.

2. Lihat Riwayat Aplikasi

seseorang memeriksa penilaian aplikasi di handphone

Sumber: Pixabay

Ada pula aplikasi pinjaman online yang mendapat ulasan (review) negatif meski sudah terdaftar OJK. Alasannya bermacam-macam, mulai dari lamanya proses pencairan, tingginya suku bunga atau biaya administrasi, kesulitan dalam penggunaan aplikasi, dan sebagainya.

JULOvers perlu melihat ulasan pengguna lain di toko aplikasi sebagai bahan pertimbangan. Segera tinggalkan aplikasi tersebut apabila memiliki banyak rating buruk. Kamu juga dapat mencari berita atau informasi mengenai aplikasi tersebut di search engine untuk mengetahui track record-nya.

3. Cek Suku Bunganya

jam weker dengan deretan tumpukan koin di sebelahnya

Sumber: Pixabay

Suku bunga merupakan komponen penting dalam pengajuan kredit. Kamu harus memastikan suku bunga yang ditawarkan aplikasi tersebut tidak melebihi batas maksimum dari OJK, yaitu 0,4% per hari.

Baca Juga: Pinjaman Online Bunga Rendah, Gimana Peraturan dari OJK?

Informasi bunga pinjaman bisa didapatkan melalui website atau media sosial perusahaan pinjaman online tersebut. Cari tahu informasinya dan pastikan kamu menyanggupi besaran bunga tersebut selama masa kredit. Pilihlah aplikasi yang menawarkan bunga wajar sesuai proses pengajuan dan jangka waktu pinjamannya.

 

bayar tagihan online Julo

4. Cari Aplikasi yang Memiliki Customer Service

seorang pria sedang menghubungi customer service melalui handphone

Sumber: Maxpixel

Layanan konsumen (customer service) merupakan salah satu hak pengguna aplikasi pinjaman online. Penyelenggara pinjaman online dianggap legal apabila menyediakan CS untuk dihubungi. Pasalnya, rata-rata perusahaan ilegal tidak memiliki layanan tersebut sehingga mereka tidak turun tangan saat pengguna mengalami masalah.

Cara mengetahuinya sangat mudah. Kamu bisa mencari informasi kontak seperti alamat e-mail, nomor telepon atau HP, serta alamat media sosial. Cobalah menghubungi mereka dengan menanyakan rincian layanan yang ditawarkan untuk mengetesnya. Jika CS-nya responsif, kamu merasa terbantu saat terjadi masalah terkait proses pinjaman atau pembayaran.

5. Gunakan Aplikasi dan Situs Web Resmi

layar laptop dan tablet yang membuka halaman website

Sumber: Pxhere

Aplikasi resmi pinjaman online lebih mudah ditemukan di toko aplikasi smartphone, bukan melalui SMS promosi pinjaman dengan link yang kurang jelas. Sebelum mengunduh aplikasi tersebut, cek juga tampilan interface aplikasi tersebut di bagian galerinya. Hindari mengunduh aplikasi pinjaman online yang ditawarkan melalui SMS karena berisiko menyebarkan virus ke HP-mu.

Penyelenggara pinjaman online yang legal juga menggunakan website sebagai sarana informasi dan promosi layanannya. Kunjungi website tersebut dan periksa juga tampilannya. Apabila tampilannya menarik dan website-nya mudah diakses, berarti penyelenggara tersebut sangat tepercaya. JULOvers dapat mengetahui pilihan layanan pinjaman yang tersedia di website supaya bisa memilih program kredit yang tepat dan sesuai kebutuhan.

6. Ajukan Pinjaman Sesuai Kebutuhan

seseorang sedang mengajukan pinjaman melalui handphone

Sumber: Pxhere

JULOvers pasti sudah menghitung jumlah dana yang dipinjam sesuai kebutuhan atau tujuan penggunaannya. Selain itu, kamu sudah memperkirakan kesanggupan pelunasan cicilan utang serta bunganya sebelum jatuh tempo.

Baca Juga: Kenapa Harus Membayar Cicilan Tepat Waktu?

Jangan mengajukan plafon pinjaman lebih dari angka yang sudah ditentukan. Kamu akan kesulitan saat membayar cicilan dan bunganya kalau mengajukan pinjaman terlalu banyak. Risiko denda atau pinalti lainnya muncul apabila kamu telat melunasi cicilan di luar tanggal jatuh tempo atau gagal bayar.

7. Teliti Semua Persyaratannya

seseorang sedang membaca persyaratan pinjaman online di laptop

Sumber: Maxpixel

Syarat dan ketentuan pinjaman online biasanya muncul sebelum kamu mengajukan kredit. Halaman ini berisi kewajiban dan hak pengguna, biaya, risiko, dan ketentuan lainnya terkait pinjaman online. Kelalaian saat membaca persyaratan tersebut berujung pada masalah yang disebabkan oleh penggunanya sendiri, padahal aturannya sudah tertulis jelas.

Bacalah seluruh persyaratan dan ketentuan yang tertulis dalam halaman tersebut secara teliti dan hati-hati. Pahami semua klausulnya dan hubungi CS perusahaannya jika kamu memiliki pertanyaan seputar syarat dan ketentuannya. Jangan sampai kamu menyetujui klausul persyaratan yang justru memberatkan dan tidak bisa disanggupi.

Kamu tidak perlu bingung lagi saat mencari aplikasi pinjaman online yang aman dan tepercaya setelah membaca artikel di atas. Kalau belum yakin dengan pilihannya, kamu dapat mencoba aplikasi JULO Kredit Digital. Jangan khawatir, JULO sudah mengantongi izin resmi dari OJK, jadi keamanan pengajuan kreditnya sudah terjamin. Selain itu, kamu akan mendapatkan suku bunga rendah dan tenor pinjaman yang panjang. Yuk, download aplikasinya di Google App Store atau Play Store dan rasakan manfaat kredit digital bersama JULO.

Artikel Lainnya

Keuangan & Bisnis
peluang usaha modal kecil
Keuangan & Bisnis
tips hemat belanja bulanan