Daftar Isi chevron down
Daftar Isi
Apa Pengertian Tenor Pinjaman?
Apa Saja Jenis Tenor Pinjaman?
1. Tenor Berdasarkan Jenis Kredit
2. Tenor Berdasarkan Jangka Waktu
Apa Saja Faktor Yang Menentukan Tenor Pinjaman?
1. Usia Peminjam
2. Penghasilan Peminjam
3. Aset Peminjam
Bagaimana Cara Menentukan Tenor Pinjaman?

Apa Itu Tenor Pinjaman serta Faktor yang Mempengaruhinya

Tenor Pinjaman, Apakah Itu?

Bagi JULOvers yang pernah bersinggungan dengan lembaga keuangan, kamu pasti pernah mendengar istilah tenor. Dalam dunia finansial, tenor umumnya merujuk pada tenor deposito dan pinjaman. Tenor deposito sendiri merujuk pada lama waktu seseorang menyimpan uangnya sebagai deposito. Lalu bagaimana dengan tenor pinjaman? Apa itu tenor pinjaman?

Tenor pinjaman umumnya dibarengi dengan suku bunga yang berbeda-beda. Jenis suku bunganya pun berbeda-beda; ada yang tepat dan berubah-ubah. Untuk memahaminya lebih lanjut, simak pembahasannya berikut ini:

Apa Pengertian Tenor Pinjaman?

Apa Pengertian Tenor Pinjaman

Dalam bahasa sehari-hari, tenor dapat diartikan sebagai jangka waktu. Dari sana, kamu bisa mengambil kesimpulan bahwa tenor pinjaman adalah jangka waktu pinjaman atau dalam kata lain; jangka waktu kamu harus mengembalikan jumlah uang yang kamu pinjam.

Umumnya, tenor pinjaman akan dibarengi dengan suku bunga. Misalnya, kamu mengambil pinjaman Rp1.000.000 dengan tenor pinjaman 6 bulan di suku bunga 1%/bulannya. Maka, besaran uang yang kamu harus kembalikan di akhir masa tenor pinjaman adalah:

(166.666 + 10.000) * 6 = Rp1.059.996

Angka Rp166.666 sendiri didapat dengan membagi jumlah pinjaman (Rp1.000.000) dengan tenor pinjaman (6 bulan). Angka Rp10.000 didapatkan dari jumlah pinjaman dibagi dengan suku bunga (1%).

Dalam kasus diatas, jenis bunga yang kamu dapatkan adalah fixed atau tetap selama periode tertentu. Ada juga jenis bunga floating yang mana suku bunga yang berlaku akan berubah-ubah sesuai dengan kebijakan.

kredit digital Julo

Apa Saja Jenis Tenor Pinjaman?

Apa Saja Jenis Tenor Pinjaman

Setelah mengetahui apa itu tenor pinjaman, sekarang saatnya JULOvers mengetahui jenis-jenis tenor pinjaman. Secara umum, ada dua jenis tenor pinjaman yang harus kamu pahami; jenis berdasarkan jenis kredit dan jangka waktu.

Berikut adalah penjelasan jenis jenis tenor pinjaman:

1. Tenor Berdasarkan Jenis Kredit

Tenor Berdasarkan Jenis Kredit

Berdasarkan jenis kredit, ada tiga kategori tenor pinjaman: KPR, KTA, dan kredit dengan agunan. Berikut adalah penjelasan masing-masing jenisnya:

Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

KPR adalah jenis pinjaman yang diberikan pada orang-orang yang ingin membeli rumah dengan sistem kredit atau cicilan. Pinjaman ini telah digunakan banyak orang untuk mendapatkan hunian idaman dengan cepat sesuai dengan kondisi keuangan mereka.

Tenor pinjaman dalam jenis KPR sendiri umumnya bersifat panjang di rentang 5 hingga 20 tahun. Pilihan lama tenor KPR akan bergantung seberapa banyak Anda bisa membayar uang muka untuk cicilan rumah yang JULOvers pilih: semakin banyak uang muka yang bisa Anda bayar maka akan semakin pendek tenornya dan juga sebaliknya.

Kredit tanpa agunan (KTA)

Sesuai dengan namanya, jenis pinjaman ini adalah pinjaman yang dapat kamu dapatkan tanpa harus memberikan jaminan. Selain tidak membutuhkan jaminan, kredit tanpa agunan (KTA) umumnya juga memiliki syarat yang tidak terlalu ribet.

Hal inilah yang membuat KTA menjadi jenis pinjaman yang disukai oleh para pengusaha, khususnya mereka yang baru memulai usaha. Dibalik kemudahannya, jenis pinjaman ini umumnya menawarkan suku bunga yang relatif lebih tinggi dengan tenor pendek hingga panjang.

Kredit dengan Agunan

Jika JULOvers merasa suku bunga yang diajukan pinjaman KTA terlalu berat, maka kamu dapat memilih jenis pinjaman dengan agunan. Sesuai dengan namanya, jenis pinjaman mengharuskan kamu memberikan jaminan, entah itu barang, properti, atau surat berharga lainnya, ketika ingin mengambil pinjaman.

Umumnya, kredit dengan agunan akan memiliki tenor pinjaman di rentang 3 hingga 5 tahun. Pada praktiknya, lama tenor akan bergantung pada besaran pinjaman dan kemampuan membayar kamu.

2. Tenor Berdasarkan Jangka Waktu

Tenor Berdasarkan Jangka Waktu

Selain berdasarkan jenis kredit, tenor pinjaman juga dapat kamu kategorikan berdasarkan jangka waktu; panjang dan pendek. Berikut adalah penjelasannya:

Tenor Jangka Panjang

Tenor jangka panjang umumnya memiliki rentang waktu 3 tahun atau lebih. Jenis tenor ini biasanya diterapkan ketika peminjam meminjam dalam jumlah yang besar.

Karena itu, tidak semua orang dapat mendapatkan tenor jangka panjang. Hal ini karena lembaga keuangan atau kreditur tidak ingin mengambil resiko karena bisa saja peminjam ternyata tidak dapat membayar pinjamannya.

Oleh karena itu, syarat untuk mendapatkan tenor jangka panjang ini akan lebih ketat dan, jika JULOvers memilih jenis pinjaman dengan agunan, kamu juga biasanya harus memberikan jaminan yang lebih tinggi.

Tenor Jangka Pendek

Tenor jangka pendek umumnya memiliki rentang waktu 1 bulan hingga 3 tahun. Tenor ini biasanya diterapkan untuk pinjaman dengan jumlah yang tidak terlalu besar. Biasanya tenor ini diperuntukkan orang-orang yang mengambil pinjaman dengan tujuan membeli barang atau memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Apa Saja Faktor Yang Menentukan Tenor Pinjaman?

Apa Saja Faktor Yang Menentukan Tenor Pinjaman

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, lama rentang tenor sangat beragam; mulai dari 1 bulan untuk yang paling cepat hingga puluhan tahun untuk tenor panjang.

Lalu, apa yang menjadi faktor penentu tenor pinjaman?

Selain besaran pinjaman, ada beberapa faktor yang membuat lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman memberikan tenor yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa faktornya:

1. Usia Peminjam

Usia Peminjam

Usia peminjam dapat mempengaruhi tenor yang JULOvers dapatkan. Peminjam yang berusia muda memiliki nilai lebih dimata kreditur karena dinilai memiliki usia produktif yang panjang sehingga memiliki kemampuan membayar yang lebih baik dalam jangka panjang.

Sementara itu, peminjam yang sudah tergolong tua umumnya tidak memiliki usia produktif yang terlalu banyak. Oleh karena itu, peminjam yang tergolong tua umumnya akan mendapatkan tenor pendek.

2. Penghasilan Peminjam

Penghasilan Peminjam

Penghasilan tentunya akan mempengaruhi lama tenor yang peminjam dapatkan. Semakin tinggi penghasilan seorang peminjam, maka kreditur akan semakin mempercayai kemampuan debitur untuk membayar pinjaman dan akan memberikan tenor panjang.

3. Aset Peminjam

Aset Peminjam

Aset dapat menjadi faktor yang menentukan lama tenor. Semakin banyak aset yang dimiliki seorang debitur, maka kemampuan untuk membayar pinjamannya akan semakin tinggi di mata kreditur dan akan mendapatkan tenor dengan jangka panjang.

Bagaimana Cara Menentukan Tenor Pinjaman?

Bagaimana Cara Menentukan Tenor Pinjaman

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tenor adalah jangka waktu cicilan kredit yang disepakati oleh kedua belah pihak. Dalam menentukan tenor suatu pinjaman, dipertimbangkan beberapa hal, yakni besar pinjaman, kesanggupan debitur membayar pinjaman, dan permohonan debitur sendiri.

Misalnya, Andi seorang wirausaha, mengajukan pinjaman ke bank untuk dana tambahan memperluas bisnis warung makan miliknya. Saat ini Andi hanya memiliki warung makan di daerah Jakarta Selatan.

Namun, setelah melakukan beberapa analisis Andi menyadari kalau ternyata bisnis ini akan semakin berkembang apabila dia membuka cabang di Bandung dan Surabaya. Akhirnya, Andi mengajukan proposal pinjaman ke bank sebesar Rp 300 juta.

Awalnya Andi mengajukan tenor 6 bulan, namun berdasarkan analisis yang dilakukan bank, permohonan pinjaman Andi disetujui sebesar Rp 250 juta dengan tenor adalah 30 bulan. Dalam hal ini, bank kemungkinan menilai nominal pinjaman Andi cukup besar dan Andi dinilai kurang mampu membayar untuk jumlah Rp 300 juta dengan tenor 6 bulan.

Contoh lainnya, Widia adalah seorang staff administrasi di sebuah perusahaan swasta di Jakarta Barat. Widia mengajukan pinjaman sebesar Rp 2 juta di salah satu pinjaman online dan tenor adalah 3 bulan.

Widia ingin menggunakan dana tersebut sebagai tambahan modal bisnis sampingannya karena harus melakukan pre-order beberapa barang. Dalam sebulan bisnis sampingannya dapat menghasilkan Rp 3-4 juta.

Widia juga sudah pernah melakukan pinjaman di pinjaman online tersebut dengan histori pembayaran yang baik. Tidak sampai sehari, permohonannya disetujui sesuai dengan nominal dan tenor yang diajukannya.

Dalam hal ini, pinjaman online menilai Widia sebagai nasabah yang baik dan memiliki kemampuan untuk mengembalikan pinjaman dalam tenor 3 bulan.

Baca Juga: Pinjaman Online Cepat Cair, Yuk Ikuti 3 Tips Jitu Ini!

Berdasarkan kedua ilustrasi tersebut diatas, kamu tentu bisa membedakan kapan bank atau lembaga non-bank akan menetapkan tenor panjang dan pendek kepada nasabah. Nominal pinjaman kecil biasanya akan disarankan untuk mengambil tenor kurang dari 24 bulan, sementara jika nominal pinjaman cukup besar akan disarankan untuk mengambil tenor lebih dari 24 bulan.

Satu hal lagi yang perlu Anda ingat, tenor 24 bulan berarti kamu akan membayar dana yang dipinjam beserta bunganya secara dicicil setiap bulannya selama 24 bulan, bukan membayar langsung seluruh dana yang dipinjam 24 bulan kemudian.

Nah, dengan demikian sekarang JULOvers sudah lebih paham mengenai tenor dan cara menentukan tenor yang biasa digunakan. Namun, bagaimana dengan tenor dari limit kredit JULO Kredit Digital?

JULO Kredit Digital sendiri memberikan tenor fleksibel sampai dengan 9 bulan dan tanggal pembayaran yang dapat disesuaikan dengan tanggal gajian. Dengan demikian, JULOvers dapat memanfaatkan limit kredit maksimal 15 juta rupiah untuk beragam fitur praktis aplikasi JULO seperti:

  • Tarik Dana

  • Bayar Kartu Pascabayar

  • Kirim Dana

  • Bayar BPJS

  • Bayar Tagihan Listrik

  • Isi Dompet Digital

  • Bayar Pulsa

  • Bayar e-commerce

Ditambah lagi, bunga JULO Kredit Digital juga sangat rendah dari 0,1% per harinya. Tentunya sangat mempermudah JULOvers yang membutuhkan alternatif dana tambahan untuk berbagai kebutuhan.

Yuk sudah saatnya untuk #SiapMelesat bersama JULO Kredit Digital!

dana-tunai

Yuk Dapatkan Pinjaman JULO

Pelajari Produknya!

Artikel Lainnya

Gaya Hidup
Tips Berpetualang Solo Traveling di Indonesia Agar Tetap Seru!
Gaya Hidup
 Biaya Perpanjangan SIM C: Semua yang Perlu Kamu Tahu
29 Desember 2023
Raka Maharsi Setiabudi Riza