Daftar Isi
Apa Saja Rincian Biaya Hidup di Jakarta?
1. Tempat Tinggal
2. Listrik dan Air
3. Makanan Sehari-hari
4. Transportasi
5. Hiburan
6. Internet
7. Cicilan 
8. Belanja Bulanan
Daftar Isi
Apa Saja Rincian Biaya Hidup di Jakarta?
1. Tempat Tinggal
2. Listrik dan Air
3. Makanan Sehari-hari
4. Transportasi
5. Hiburan
6. Internet
7. Cicilan 
8. Belanja Bulanan

Biaya Hidup di Jakarta Mahal? Yuk Cek Apa Saja yang Harus Disiapkan!

biaya hidup di jakarta

Tidak bisa dimungkiri bahwa biaya hidup di Jakarta memang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Indonesia. Bahkan Kota Jakarta disebut-sebut sebagai yang paling mahal saat membicarakan biaya kehidupan. 

Jangankan bagi keluarga yang memiliki anak, untuk seorang lajang alias single saja kebutuhan pokoknya sudah sangat mahal. Sebenarnya tidak heran mengapa Jakarta menjadi kota yang biaya hidupnya paling mahal. 

Jika JULOvers meneliti lebih jauh, seluruh aktivitas politik, hukum hingga ekonomi berada di Kota Jakarta. Hal ini juga dibuktikan dari standar UMR yang diberlakukan yakni mulai dari Rp4.500.000. Penasaran rincian biaya hidup di Jakarta seperti apa? Yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Apa Saja Rincian Biaya Hidup di Jakarta?

Apa Saja Rincian Biaya Hidup di Jakarta
Sumber: Pexels

Sebenarnya rincian biaya hidup di Jakarta tidak berbeda jauh dengan kota-kota lainnya. Kamu masih harus mengeluarkan biaya untuk tempat tinggal, makan sehari-hari, hingga belanja bulanan. Namun yang menjadi perbedaan ialah nilai alias harga yang dibanderol pada setiap produk dan jasa. Supaya kamu mendapatkan gambaran menyeluruh, coba perhatikan rinciannya berikut ini.

1. Tempat Tinggal

Tempat Tinggal
Sumber: Pexels

Tempat tinggal di Jakarta memang menjadi biaya terbesar yang harus dikeluarkan. Jika di daerah Yogyakarta kamu masih bisa membayar dengan harga Rp500.000 per bulannya maka tidak bisa demikian di Jakarta. 

Kisaran harga kos di Jakarta berada di antara Rp900.000 sampai Rp5.000.000. Bahkan zaman sekarang sudah sangat sulit menemukan kos yang harganya berada di bawah Rp1.000.000. Biaya tersebut pun biasanya belum termasuk listrik dan air yang digunakan sehari-hari. Jadi terbayang betapa mahalnya biaya hidup di Jakarta, bukan?

2. Listrik dan Air

Listrik dan Air
Sumber: Pexels

Biaya listrik dan air biasanya dihitung berdasarkan pemakaian kamu setiap harinya. Beberapa kos sudah menggunakan sistem PLN berbentuk token supaya perhitungannya lebih mudah. Jadi setiap kamar memiliki aliran listriknya masing-masing yang harus dibayarkan secara pribadi.

Baca Juga: 2 Cara Bayar Listrik Lewat HP dengan Mudah

Ada juga yang baru dikalkulasikan setiap akhir bulan. Nantinya pemilik kos akan mengakumulasikan pemakaian selama sebulan supaya kamu bisa langsung membayarkan biayanya pada akhir bulan.  

3. Makanan Sehari-hari

Makanan Sehari-hari
Sumber: Pexels

Biaya makanan yang dijual di Jakarta sangat beragam. Ada beberapa daerah yang menjual makanan dengan harga terjangkau seperti warteg dan makanan pinggir jalan. Biasanya makanan tersebut dibanderol dengan harga Rp20.000 sampai Rp35.000. 

Namun berbeda halnya saat kamu sudah berada di kawasan elite yang makanannya dihargai sebesar Rp50.000 sampai Rp200.000. Bahkan ada juga yang menjual makanan sampai jutaan rupiah. Tinggal pintar-pintarnya kamu dalam memilih makanan serta mengatur pengeluaran. 

4. Transportasi

Transportasi
Sumber: Pexels

Soal transportasi umum sebenarnya terbilang cukup terjangkau. Masih ada transportasi yang biaya penggunaannya sebesar Rp3.500 saja. Jika tempat kerja dan kos dekat dengan stasiun kereta, MRT, atau transjakarta maka pengeluaran transportasi akan jauh lebih murah. 

Tetapi apabila cukup jauh maka kamu masih harus mengeluarkan biaya tambahan untuk angkutan umum atau ojek online. Berikut rincian tarif berbagai transportasi umum:

  • Kereta = Rp3.500 per sekali jalan
  • Transjakarta = Rp3.500 per sekali jalan
  • MRT = Rp14.000 per sekali jalan
  • Angkutan umum (angkot) = Rp2.000 - Rp5.000
  • Ojek online = Rp15.000 - Rp50.000

 

bayar tagihan online Julo

5. Hiburan

Hiburan
Sumber: Pexels

Biaya hiburan yang dimaksud mengacu kepada aktivitas yang membuat dirimu rileks atau healing. Bisa aktivitas karaoke, taman hiburan, tempat permainan di pusat perbelanjaan, dan masih banyak lagi. 

Pengeluaran hiburan juga termasuk belanja atau nongkrong sebagai cara untuk self-reward setelah bekerja keras. Hal ini sebenarnya tidak wajib dilakukan, namun bagi beberapa orang pengeluaran hiburan tidak boleh dilewatkan mengingat kehidupan dan pekerjaan harus tetap seimbang. 

Biasanya pengeluaran biaya hiburan berkisar dari Rp200.000 sampai Rp500.000. Pengeluaran setiap orang untuk hiburan sudah pasti berbeda-beda tergantung aktivitas yang dipilih. Itu sebabnya rincian biaya satu ini tidak bisa disama ratakan atau dibandingkan. 

6. Internet

Internet
Sumber: Pexels

Biaya internet juga menjadi hal wajib yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Memang paling nyaman saat berada di tempat umum yang menyediakan fasilitas Wi-Fi. Tetapi kamu tidak bisa menuntut hal tersebut karena fasilitas internet memang bukan kewajiban pemilik setiap tempat. 

Oleh karena itu sangat penting membeli paket internet supaya kamu tetap bisa melakukan berbagai aktivitas seperti memesan ojek online, makanan atau browsing lainnya. Biaya paket internet cukup beragam, mulai dari Rp10.000 sampai Rp350.000. 

Hal ini juga tergantung provider jaringan internet yang tersedia di Indonesia. Kamu hanya perlu memilih paketnya berdasarkan budget serta kebutuhan. 

7. Cicilan 

Cicilan
Sumber: Pexels

Apa itu biaya cicilan? Hal yang dimaksudkan ialah biaya yang kamu bayarkan per bulannya untuk melunasi kredit elektronik atau barang kebutuhan hidup lainnya. Umumnya tidak semua orang memiliki cicilan, namun makin mudahnya akses kepada kredit membuat jumlah penggunanya juga terus bertambah. 

Biaya cicilan tersebut berkisar dari Rp50.000 sampai jutaan rupiah tergantung harga barang yang dibeli dengan kredit. Jika kamu ingin menggunakan kartu kredit maka pastikan jumlahnya tidak lebih dari 30% pendapatan yang diterima setiap bulannya. 

Hal ini dilakukan agar kamu tidak kesulitan ketika harus melunasi utang tersebut. Jumlah 30% dari pendapatan sudah menjadi persentase yang paling maksimal agar biaya kebutuhan lainnya tidak terganggu dengan utang. 

8. Belanja Bulanan

Belanja Bulanan
Sumber: Pexels

Belanja bulanan mengacu kepada biaya yang dikeluarkan untuk membeli berbagai barang kebutuhan yang habis setiap bulannya. Berikut beberapa contoh barang yang sering dibeli ketika belanja bulanan: 

  • Sabun mandi
  • Sampo 
  • Sabun pel
  • Obat nyamuk
  • Pasta gigi
  • Air galon
  • Kopi atau teh
  • Sayur dan buah 
  • Mi instan
  • Dan masih banyak lagi

Baca Juga: 7 Tips Hemat Belanja Bulanan dengan Tepat

Apabila semua barang tersebut dibeli dalam satu waktu bersamaan maka setidaknya kamu perlu mengeluarkan biaya di atas Rp500.000. Tidak jarang bahwa belanja bulanan mengeluarkan biaya hingga Rp2.000.000. 

Jadi bagaimana? Apakah rincian biaya hidup di Jakarta membuat kamu kaget? Biaya hidup di kota besar memang tidak bisa semurah di daerah lainnya yang ada di Indonesia. Namun sebenarnya kamu tetap bisa hidup hemat di Jakarta asal memiliki manajemen keuangan yang baik. 

JULOvers bisa memulainya dengan membagi prioritas barang yang menjadi kebutuhan dan keinginan. Kemudian kredit juga bukan digunakan sebagai sumber uang untuk belanja terus-menerus melainkan untuk keadaan mendesak saja. 

Jadi kalau JULOvers berada dalam keadaan genting, penggunaan Dana Tunai di JULO Kredit Digital bisa dimaksimalkan dengan baik. Langsung saja ajukan kredit dengan menyediakan semua persyaratan yang ada, lalu tinggal tunggu sampai verifikasi serta pengajuan diterima. 

Jika semua prosesnya selesai maka limit kredit sebesar Rp15.000.000 bisa segera digunakan. JULO merupakan aplikasi kredit digital yang aman dan tepercaya karena sudah memiliki izin operasional dari OJK. 

Jadi JULOvers tidak perlu khawatir akan tertipu. Segera download aplikasi JULO dan #HidupkanHidupmu sekarang juga!

Artikel Lainnya

Keuangan & Bisnis
peluang usaha modal kecil
Keuangan & Bisnis
tips hemat belanja bulanan