Daftar Isi
Apa yang Dimaksud dengan Strategi Pemasaran Online?
Mengapa Kita Harus Melakukan Pemasaran secara Online?
1. Daya Saing Bisnis Kecil Bertambah
2. Biaya Lebih Rendah
3. Jangkauan Audiensnya Luas
4. Pendekatannya Lebih Personal
5. Hasil Pemasaran Lebih Terukur
Apa Saja Strategi Pemasaran secara Online?
1. Search Engine Optimization (SEO)
2. Search Engine Marketing (SEM)
3. Iklan Pay-per-Click (PPC)
4. Content Marketing
5. Media Sosial
6. E-mail Marketing
Apa saja Langkah Penerapan Strategi Pemasaran Online?
1. Tentukan Besaran Anggaran Iklan
2. Cari Tahu Segmentasi Pasar Bisnis
3. Pilih Saluran Pemasaran Online yang Tepat
4. Buat Strategi Content Marketing
5. Jalankan Iklan Digital Marketing
6. Buat Database Pelanggan
Daftar Isi
Apa yang Dimaksud dengan Strategi Pemasaran Online?
Mengapa Kita Harus Melakukan Pemasaran secara Online?
1. Daya Saing Bisnis Kecil Bertambah
2. Biaya Lebih Rendah
3. Jangkauan Audiensnya Luas
4. Pendekatannya Lebih Personal
5. Hasil Pemasaran Lebih Terukur
Apa Saja Strategi Pemasaran secara Online?
1. Search Engine Optimization (SEO)
2. Search Engine Marketing (SEM)
3. Iklan Pay-per-Click (PPC)
4. Content Marketing
5. Media Sosial
6. E-mail Marketing
Apa saja Langkah Penerapan Strategi Pemasaran Online?
1. Tentukan Besaran Anggaran Iklan
2. Cari Tahu Segmentasi Pasar Bisnis
3. Pilih Saluran Pemasaran Online yang Tepat
4. Buat Strategi Content Marketing
5. Jalankan Iklan Digital Marketing
6. Buat Database Pelanggan

Langkah-Langkah Strategi Pemasaran Online untuk Bisnis Baru

strategi pemasaran online

JULOvers mungkin pernah mendengar istilah strategi pemasaran online atau lebih populer disebut digital marketing. Namun, apakah kamu sudah paham mengenai digital marketing secara keseluruhan? Bagaimana langkah penerapan yang strategis bagi bisnis baru agar iklannya berhasil? Pertanyaan tersebut tentu terlintas di benakmu ketika hendak mempromosikan usaha yang kamu dirikan.

JULO akan membahas tentang strategi pemasaran berbasis online selengkapnya dalam artikel ini. Baca sampai tuntas supaya kamu makin mengenal digital marketing dan mampu mengimplementasikannya dalam bisnismu.

Apa yang Dimaksud dengan Strategi Pemasaran Online?

Apa yang Dimaksud dengan Strategi Pemasaran Online

Sumber: Piqsel

Sesuai namanya, strategi pemasaran online merupakan rangkaian aktivitas pemasaran atau promosi menggunakan media digital berbasis internet. Strategi ini disebut pula sebagai digital marketing. Tujuan bisnis melakukan strategi pemasaran secara online adalah membangun brand awareness, meningkatkan pendapatan, dan menjalin hubungan dengan target pasar atau audiens.

Kamu bisa menggunakan berbagai media digital sebagai sarana promosi secara online. Sarana tersebut bisa berupa media sosial, iklan banner atau video, e-mail marketing, website, blog pribadi, mesin pencari, situs jual-beli, dan sebagainya. Semua media tersebut memiliki strateginya sendiri dalam menjangkau target audiens, jadi penting untuk dipelajari satu per satu.

Apakah digital marketing rumit untuk diimplementasikan? Jawabannya adalah tergantung skala bisnis dan tujuan jangka panjang kamu. Kalau bisnismu baru berdiri, kamu perlu mempelajari strategi ini sampai terbiasa. Langkah implementasinya bisa dimulai menggunakan satu atau dua media digital yang cukup sederhana dilakukan, contohnya strategi Social Media Organic dan iklan media sosial. Kamu bisa memperluas strategi marketing menggunakan website dan iklan digital ketika bisnismu mulai berkembang.

Mengapa Kita Harus Melakukan Pemasaran secara Online?

Mengapa Kita Harus Melakukan Pemasaran secara Online

Sumber: Maxpixel

JULOvers juga perlu mengetahui alasan bisnismu harus menerapkan strategi digital marketing. Semua alasan tersebut berkaitan dengan keuntungan yang diperoleh sebuah bisnis ketika menerapkan strategi ini. Apa saja alasan bisnismu perlu pemasaran online?

1. Daya Saing Bisnis Kecil Bertambah

Daya Saing Bisnis Kecil Bertambah

Sumber: Piqsels

Eksistensi bisnis kecil makin meningkat apabila menerapkan pemasaran online untuk mempromosikan usahanya. Meski tidak memiliki lapak atau stok produk yang banyak, bisnis kecil mampu bersaing dengan pengusaha berskala lebih besar karena strategi pemasaran ini. Kalau kamu baru mendirikan bisnis, usahamu menjadi cepat berkembang lantaran banyak audiens yang mengetahui keberadaan bisnismu di dunia digital.

Baca Juga: Langkah-Langkah Pengembangan Ide dan Peluang Usaha Bisnis

2. Biaya Lebih Rendah

Biaya Lebih Rendah

Sumber: Pxhere

Kamu tidak perlu biaya besar untuk menjalankan strategi pemasaran online, tidak seperti strategi pemasaran konvensional seperti beriklan di koran atau televisi. Biaya beriklan secara online bisa diatur sesuai anggaran bisnismu, tergantung pada media digital dan jangkauan target audiens yang ingin disasar. Biayanya juga bisa diinvestasikan untuk penggunaan tools yang menunjang aktivitas pemasaran secara online.

3. Jangkauan Audiensnya Luas

Jangkauan Audiensnya Luas

Sumber: Stockvault

Konten atau iklan promosi bisnismu bisa menjangkau target audiens di mana pun tanpa dibatasi oleh kondisi geografis. Dunia digital tidak mengenal batas-batas wilayah, jadi iklanmu bisa dilihat siapa pun yang sedang mengakses internet. Kamu juga berpeluang mendapatkan konsumen dari luar kota bahkan luar negeri berkat strategi pemasaran digital ini.

4. Pendekatannya Lebih Personal

Pendekatannya Lebih Personal

Sumber: Pxhere

Kamu bisa berhubungan langsung dengan audiens atau konsumen lewat media digital yang digunakan. Media digital menyediakan ruang komunikasi antara bisnis dan audiens sehingga kamu bisa melakukan pendekatan secara personal kepada mereka. Kamu bisa meyakinkan mereka untuk mengecek produkmu dan membelinya. Alasan ini bisa pula menjadi kesempatan kamu untuk menjangkau konsumen yang pernah menggunakan produkmu agar kembali melakukan pemesanan (re-purchasing).

5. Hasil Pemasaran Lebih Terukur

Hasil Pemasaran Lebih Terukur

Sumber: Pixabay

Setiap media atau saluran pemasaran online selalu menyediakan hasil konten atau iklan yang telah diluncurkan. Hasil tersebut bisa berupa jumlah tayangan, klik, atau interaksi yang dilakukan audiens ketika melihat kontennya. Hasilnya lebih terukur sehingga kamu mudah menganalisis dan mengevaluasi kinerja strategi marketing yang telah diimplementasikan.

Apa Saja Strategi Pemasaran secara Online?

Layaknya strategi pemasaran offline, pemasaran online juga memiliki beberapa strategi. Kamu bisa menerapkan salah satu atau lebih strategi tersebut berdasarkan target atau tujuan pemasaran bisnismu. Ada enam strategi yang bisa kamu gunakan untuk melakukan pemasaran secara online, yaitu:

1. Search Engine Optimization (SEO)

Search Engine Optimization (SEO)

Sumber: Wikimedia

Cara kerja SEO adalah meningkatkan ranking website bisnismu agar bisa mencapai halaman pertama mesin pencari. Untuk meningkatkan ranking-nya, kamu perlu memasukkan kata kunci (keyword) populer di mesin pencari, tetapi keyword tersebut harus relevan dengan bisnismu. Jika website bisnismu sudah berhasil mencapai halaman pertama mesin pencari, konsumen akan lebih mudah menemukannya. Mereka pun langsung melakukan pembelian sehingga pendapatan bisnismu makin bertambah.

Baca Juga: Langkah-langkah Strategi Pemasaran yang Harus Dilakukan

2. Search Engine Marketing (SEM)

Search Engine Marketing (SEM)

Sumber: Piqsels

Prinsip SEM sama seperti SEO, yaitu menggunakan mesin pencari dan kata kunci untuk mempromosikan sebuah usaha. Perbedaannya, SEM selalu menampilkan website-mu di halaman pertama dan teratas sesuai kata kunci yang digunakan. Contoh strategi SEM adalah: kamu mengetik keyword ‘sepatu olahraga’. Mesin pencari memunculkan beberapa hasil di halaman pertama yang ditandai dengan tulisan ‘Ad’, tanda bahwa bisnis tersebut menggunakan strategi SEM, bukan cara organik.

3. Iklan Pay-per-Click (PPC)

Iklan Pay-per-Click (PPC)

Sumber: Pixabay

Iklan PPC merupakan salah satu model iklan online yang muncul di media sosial atau website. Biaya iklan PPC sangat efektif karena kamu cukup membayarnya sesuai jumlah klik iklan yang masuk. Iklan PPC bisa menjangkau target audiens secara tepat sesuai aktivitas mereka di internet sehingga kontennya lebih relevan dengan selera atau minat mereka.

4. Content Marketing

Content Marketing

Sumber: Pxhere

Strategi content marketing cocok diterapkan untuk bisnis baru dalam meningkatkan angka penjualan. Sesuai namanya, kamu membuat konten di website atau media sosial, seperti infografis, carousel, artikel blog, gambar, foto, video, dan sebagainya untuk mempromosikan usahamu. Strategi ini membantu audiens agar mengenal bisnismu lebih dalam setelah melihat konten yang tampil di beranda media sosial atau mesin pencari. Content marketing juga menjadi sarana membangun hubungan (engagement) dan memberikan edukasi kepada target audiens.

5. Media Sosial

Media Sosial

Sumber: Pixabay

Ada dua metode yang bisa diterapkan dalam pemasaran media sosial, yaitu organik dan iklan berbayar. Apa pun caranya, kamu bisa memanfaatkan dua cara tersebut untuk membangun hubungan dengan target audiens. Media sosial juga menjadi sarana informasi mengenai bisnismu. Ketika audiens melihat tampilan media sosial yang menarik, mereka bisa langsung menghubungimu. Kesempatan tersebut tentu bisa kamu manfaatkan untuk mengajak mereka menggunakan produkmu.

Baca Juga: Beragam Strategi Pemasaran Produk yang Bisa Dipraktekkan

6. E-mail Marketing

E-mail Marketing

Sumber: Pixabay

Metode pemasaran online ini menggunakan e-mail sebagai sarana promosinya. Kamu mengirimkan informasi mengenai bisnis, produk, update, atau tawaran (deals) terkini kepada alamat e-mail yang sudah masuk dalam daftarmu. E-mail marketing merupakan cara paling mudah untuk tetap berhubungan dengan calon pembeli maupun konsumen yang sudah pernah membeli produkmu.

 

kredit digital Julo

Apa saja Langkah Penerapan Strategi Pemasaran Online?

Apa saja Langkah Penerapan Strategi Pemasaran Online

Sumber: Public Domain Pictures

Setelah memahami digital marketing dan beberapa strateginya, JULOvers sudah bisa mempromosikan bisnismu secara online. Kamu pun perlu melakukan beberapa langkah promosi online secara sistematis supaya hasilnya tepat sasaran dan sesuai ekspektasi. 

Apa saja cara yang harus dilakukan dalam strategi pemasaran online? Ikuti enam langkah strategi pemasaran online bagi bisnis baru di bawah ini.

1. Tentukan Besaran Anggaran Iklan

Tentukan Besaran Anggaran Iklan

Suimber: Pixabay

Anggaran merupakan hal yang tidak boleh dilewatkan dalam bisnis, termasuk menjalankan pemasaran online. Kamu perlu menentukan anggaran iklan sesuai tujuan yang ingin dicapai oleh bisnismu. Selain iklan, kamu juga bisa membuat anggaran untuk tools yang memaksimalkan strategimu. 

Jumlah anggaran yang ditetapkan tentu akan berpengaruh pada jenis strategi yang ingin kamu gunakan. Contohnya, kalau mempunyai anggaran kecil, kamu bisa memanfaatkan platform media sosial dan menjalankan strategi content marketing. Lain halnya dengan anggaran besar, kamu bisa membangun website dan menyediakan fitur yang lengkap untuk kenyamanan audiens.

2. Cari Tahu Segmentasi Pasar Bisnis

Cari Tahu Segmentasi Pasar Bisnis

Sumber: Pixabay

Segmentasi pasar adalah strategi pemetaan pasar atau target konsumen berdasarkan kondisi demografis, geografis, behavioral (perilaku), minat, atau kebutuhan mereka. Kamu perlu melakukan segmentasi pasar agar bisa membuat konten atau iklan yang relevan dan bisa diterima oleh mereka. Contohnya, segmentasi pasar anak muda lebih suka konten tema lifestyle, sedangkan dewasa muda lebih senang dengan konten tips atau panduan.

3. Pilih Saluran Pemasaran Online yang Tepat

Pilih Saluran Pemasaran Online yang Tepat

Sumber: Maxpixel

Enam strategi pemasaran online pada bagian sebelumnya memiliki karakteristik yang berbeda, tetapi saling melengkapi satu sama lain. Kamu bisa memilih salah satu atau mengombinasikan strategi di atas sesuai anggaran dan kebiasaan segmentasi pasar saat menggunakan internet. Selain itu, sesuaikan pula saluran pemasaran tersebut dengan produk barang atau jasa yang ingin ditawarkan.

4. Buat Strategi Content Marketing

Buat Strategi Content Marketing

Sumber: Pixabay

Strategi content marketing sebaiknya dijalankan pertama kali untuk meningkatkan brand awareness bisnismu. Buatlah berbagai konten sesuai media digital yang digunakan, seperti video, foto, desain grafis, atau artikel. Usahakan agar kontenmu selalu bersifat edukatif, inovatif, dan memiliki daya tarik di mata target audiens. Kamu bisa menggunakan jadwal supaya tidak kewalahan dan strategi content marketing-nya berjalan efektif.

5. Jalankan Iklan Digital Marketing

Jalankan Iklan Digital Marketing

Sumber: Pxhere

Kamu juga perlu meluncurkan iklan sebagai langkah lebih lanjut dalam mempromosikan bisnismu. Sebagai permulaan, kamu bisa mencoba Social Media Advertising dan memasang iklan di sana. Gunakan visual iklan yang menarik dan setel iklannya sesuai target audiens bisnismu.

Baca Juga: Memahami Strategi Pemasaran Digital yang Populer saat Ini

Iklanmu akan disebarkan sesuai algoritma yang bekerja hingga sampai kepada audiens. Jangan lupa untuk memantau hasil iklannya agar performa pemasaran bisnismu makin baik hari demi hari

6. Buat Database Pelanggan

Buat Database Pelanggan

Sumber: Pixabay

Baik pelanggan yang melakukan konversi atau sekadar mengisi formulir di landing page, kamu perlu membuat database-nya. Database ini terdiri dari informasi nama, alamat, dan nomor HP audiens yang masuk ke formulir tersebut. Gunakan database tersebut untuk menjalin hubungan sekaligus mengajak calon pembeli untuk membeli produk atau jasamu.

Apakah kamu siap mengimplementasikan strategi pemasaran online setelah membaca artikel di atas? Apapun strategi yang dipilih, kamu memerlukan dana untuk melakukan pemasaran online. Gunakan aplikasi kredit digital JULO supaya kamu bisa mengeksekusi strategi pemasaran online bisnismu. Kamu bisa mendapatkan limit pinjaman hingga Rp15.000.000 dan suku bunga yang bersahabat hanya di JULO. Segera download aplikasinya dan kembangkan bisnismu bersama JULO.

Artikel Lainnya

Keuangan & Bisnis
cara bisnis online
Keuangan & Bisnis
kriteria umkm