cara membuka usaha sendiri di rumah

Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah hingga Lancar dan Sukses

JULOvers memulai perjalanan bisnis dengan cara membuka usaha sendiri di rumah. Membangun bisnis sendiri memang bukan hal yang mudah. Kamu harus mencari cara agar bisnismu berhasil dan diminati banyak orang. Namun, bisnis rumahan ini bisa berpotensi mendulang kesuksesan pada masa depan apabila dijalankan secara serius.

Jumlah orang Indonesia yang bercita-cita sebagai wiraswasta kian meningkat. Mereka melihat figur pengusaha sukses di media massa atau media sosial dan terinspirasi untuk memulai bisnisnya. Kesuksesan seorang pengusaha dapat dilihat secara kasat mata, tapi tidak banyak yang mengetahui kisah perjuangan mereka dalam membangun bisnisnya.

Persamaan para pengusaha sukses adalah mereka memulai usahanya dari langkah terkecil. Ada yang memulai usahanya di rumah atau menjadikan bisnisnya sebagai pekerjaan sampingan. Perlahan tapi pasti, bisnis mereka memperoleh keuntungan sehingga berkembang lebih besar. Modal untuk mencapai kesuksesan tersebut bukan sekadar kerja keras, melainkan strategi tepat dalam membangun bisnis pula.

Bagaimana Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah sampai Sukses?

sebuah tempat makan yang dibuka di dalam rumah

(Sumber: Pxhere)

Salah satu kunci penting dalam membangun bisnis adalah perencanaan. Walaupun JULOvers membuka usaha kecil-kecilan di rumah, jangan pernah mengabaikan perencanaan dan persiapan. Bisnis tanpa persiapan matang tidak mampu bertahan lama karena tidak ada rencana dan tujuan yang ingin dicapai selama prosesnya.

Apa saja yang harus dilakukan sebelum membangun usaha sendiri di rumah? Simaklah daftar di bawah ini sebagai panduanmu.

1. Cari Ide Bisnis

tangan seseorang keluar dari dalam kotak memegang lampu

(Sumber: Maxpixel)

Ide bisnis berasal dari masalah di sekitar lingkunganmu atau target pasar yang harus dicari solusinya. Hobi atau minatmu bisa menjadi ide bisnis asalkan ada pasar yang membutuhkannya. Contohnya, hobi merias wajah dapat menjadi ide bisnis karena ada pelanggan di sekitar rumah yang membutuhkan jasamu.

Baca Juga: 5 Inspirasi Usaha Modal Kecil dari Rumah

Kamu mungkin memiliki beberapa ide, tapi jangan eksekusi semuanya dalam waktu bersamaan. Fokuslah pada satu ide bisnis agar bisnis rumahanmu lebih terarah dan mencapai tujuan yang diharapkan.

2. Buat Rencana Bisnis

seseorang menunjuk lembar kertas yang berisikan rencana bisnis

(Sumber: Pixahive)

Rencana bisnis atau business plan harus dibuat meski kamu hanya membangun usaha rumahan. Business plan merupakan dokumen penting berisi tujuan, visi-misi, target pasar, kompetitor, proyeksi keuntungan, proses produksi, dan sebagainya. Bisnismu makin terarah dan mudah mencapai tujuan berkat dokumen penting ini.

Business plan diperlukan dalam mencari investor atau pinjaman untuk pengembangan bisnis. Jadi, tidak ada salahnya JULOvers mempersiapkan rencana bisnis sedini mungkin.

3. Siapkan Modal Bisnis

sebuah keluarga sedang memegang celengan bersama

(Sumber: Piqsels)

Banyak sekali pilihan untuk mendapatkan modal awal usaha, mulai dari tabungan sendiri, dukungan dana dari keluarga, dan pinjaman. Pastikan modal usahanya cukup untuk mengeksekusi ide bisnis rumahan yang ingin dijalankan.

Kamu bisa menghitung kebutuhan modal berdasarkan barang atau peralatan untuk memulai bisnis, seperti bahan baku, alat produksi, atau dana darurat bisnis. Setelah menghitungnya, carilah beberapa sumber pendanaan untuk menyediakan modal dalam bisnismu. Kalau ingin mendapatkan modal secara kredit, buatlah proyeksi pengembalian dananya agar tidak melewati tanggal jatuh tempo.

 

kredit digital Julo

4. Lakukan Riset Pasar dan Kompetitor

seorang wanita sedang diwawancara

(Sumber: Maxpixel)

Riset pasar berguna supaya kamu bisa mengetahui segmentasi dan target konsumen. Kegiatan pemasaran produk pun lebih mudah karena kamu sudah mengenali selera mereka. Tentukan target konsumen dari segi demografisnya, seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan sebagainya.

Selain riset pasar, kamu juga perlu melakukan riset kompetitor, yakni bisnis yang menjual jenis produk yang sama. Kamu dapat mempelajari kelebihan dan strategi mereka dalam mendulang keuntungan. Pelajari juga kelemahan kompetitor karena kamu bisa mengaplikasikan solusinya dalam bisnismu. Riset kompetitor juga berguna agar bisnismu memiliki unique selling point (USP).

5. Temukan Supplier Produk

sebuah toko kelontong yang menjual berbagai peralatan rumah

(Sumber: Pixabay)

Kamu membutuhkan supplier untuk menyediakan bahan baku produksi atau produk siap jual dalam bisnismu. Pemilihan supplier harus dilakukan secara tepat dan cermat karena mereka akan menjadi partner bisnismu dalam jangka panjang. Kualitas bahan baku atau produk yang disediakan menjadi faktor penting dalam memilih supplier.

Kamu bisa memilih lokasi supplier yang dekat dengan rumahmu agar ongkos kirimnya tidak terlalu besar. Jika posisi supplier berkualitas jauh dari lokasi bisnis, kamu harus mempertimbangkan ongkirnya. Masalah ini bisa diatasi kalau kamu memiliki kendaraan untuk mengangkut barang dari supplier tersebut.

6. Lakukan Promosi

seseorang memegang pengeras suara di layar handphone

(Sumber: Maxpixel)

Pemasaran merupakan langkah penting dalam mendatangkan calon pelanggan. Kamu dapat mengandalkan media sosial sebagai sarana promosi yang mudah dan cepat. Banyak sekali ide konten media sosial yang bisa dijadikan inspirasi untuk memasarkan produk. Namun, usahakan membuat konten yang benar-benar mewakili bisnismu.

Baca Juga: 4 Tips Berbisnis dengan Modal Kecil

Kamu dapat memasang iklan di media sosial sesuai budget agar produkmu semakin dikenal luas. Banyak sekali tips membuat konten iklan yang tersedia di internet. Tips tersebut harus dipelajari supaya kamu bisa menciptakan iklan yang menarik.

7. Lakukan Evaluasi Berkala

seseorang sedang menunjuk sesuatu di buku catatan

(Sumber: Pxhere)

Evaluasi bisnis harus dilakukan setelah menjalankan bisnis rumahan selama seminggu atau sebulan. Laporan keuangan dan hasil penjualan merupakan dua hal yang wajib dievaluasi secara berkala. Kamu bisa mengetahui hasil keuntungan atau kerugian serta penjualan produk bisnismu dari evaluasi ini.

Jangan hanya mengevaluasi, buatlah strategi agar bisnismu berjalan lebih baik. Kamu dapat berdiskusi bersama teman atau mentor bisnismu jika bingung memilih strategi yang tepat. Evaluasi secara rutin dan penerapan strategi baru merupakan kunci penting dalam perkembangan bisnis.

Terapkan tujuh cara membuka usaha sendiri di rumah ini agar bisnismu semakin lancar dan sukses. Jangan khawatir mengenai modalnya, karena kamu bisa mendapatkannya secara mudah di JULO Kredit Digital. Kamu bisa mengajukan kredit sampai Rp15.000.000 dengan tenor yang fleksibel. Persyaratannya juga mudah dan kamu tidak perlu menunggu lebih lama untuk pencairan dananya. Yuk, download aplikasinya dan bangun usahamu bersama JULO.

Klik untuk Download JULO Kredit Digital
Darwin
He love eat, shop, and travel. He writes about finance, business, technology, & lifestyle on JULO Blog to help many people aware about finance and how to deal with it wisely.

Artikel Lainnya

2022-05-18   |   

4 Ide Bisnis Sederhana untuk Menambah Penghasilan

Temukan ide bisnis sederhana, seperti menjual kaos, paket data dan pulsa, hingga parcel atau hampers, untuk menambah…

2022-05-18   |   

4 Ide Bisnis Makanan Online yang Laris di Pasaran

Temukan ide bisnis makanan online yang laris di pasaran, seperti seblak, makarani goreng, aneka keripik, dan salad buah…