Daftar Isi
Bagaimana Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah sampai Sukses?
1. Cari Ide Bisnis
2. Buat Rencana Bisnis
3. Siapkan Modal Bisnis
4. Lakukan Riset Pasar dan Kompetitor
5. Temukan Supplier Produk
6. Lakukan Promosi
7. Lakukan Evaluasi Berkala
Bagaimana Cara Agar Usaha Lancar dan Sukses?
1. Memisahkan Kehidupan Pribadi dan Dengan Bisnis
2. Temukan Mentor yang Tepat
3. Membuat Rencana Keuangan Bisnis
4. Jangan Ragu Meminjam Modal
Daftar Isi
Bagaimana Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah sampai Sukses?
1. Cari Ide Bisnis
2. Buat Rencana Bisnis
3. Siapkan Modal Bisnis
4. Lakukan Riset Pasar dan Kompetitor
5. Temukan Supplier Produk
6. Lakukan Promosi
7. Lakukan Evaluasi Berkala
Bagaimana Cara Agar Usaha Lancar dan Sukses?
1. Memisahkan Kehidupan Pribadi dan Dengan Bisnis
2. Temukan Mentor yang Tepat
3. Membuat Rencana Keuangan Bisnis
4. Jangan Ragu Meminjam Modal

Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah hingga Lancar dan Sukses

cara membuka usaha sendiri di rumah

JULOvers memulai perjalanan bisnis dengan cara membuka usaha sendiri di rumah. Membangun bisnis sendiri memang bukan hal yang mudah. Kamu harus mencari cara agar bisnismu berhasil dan diminati banyak orang. Namun, bisnis rumahan ini bisa berpotensi mendulang kesuksesan pada masa depan apabila dijalankan secara serius.

Jumlah orang Indonesia yang bercita-cita sebagai wiraswasta kian meningkat. Mereka melihat figur pengusaha sukses di media massa atau media sosial dan terinspirasi untuk memulai bisnisnya. Kesuksesan seorang pengusaha dapat dilihat secara kasat mata, tapi tidak banyak yang mengetahui kisah perjuangan mereka dalam membangun bisnisnya.

Persamaan para pengusaha sukses adalah mereka memulai usahanya dari langkah terkecil. Ada yang memulai usahanya di rumah atau menjadikan bisnisnya sebagai pekerjaan sampingan. Perlahan tapi pasti, bisnis mereka memperoleh keuntungan sehingga berkembang lebih besar. Modal untuk mencapai kesuksesan tersebut bukan sekadar kerja keras, melainkan strategi tepat dalam membangun bisnis pula.

Bagaimana Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah sampai Sukses?

sebuah tempat makan yang dibuka di dalam rumah

Sumber: Pxhere

Salah satu kunci penting dalam membangun bisnis adalah perencanaan. Walaupun JULOvers membuka usaha kecil-kecilan di rumah, jangan pernah mengabaikan perencanaan dan persiapan. Bisnis tanpa persiapan matang tidak mampu bertahan lama karena tidak ada rencana dan tujuan yang ingin dicapai selama prosesnya.

Apa saja yang harus dilakukan sebelum membangun usaha sendiri di rumah? Simaklah daftar di bawah ini sebagai panduanmu.

1. Cari Ide Bisnis

tangan seseorang keluar dari dalam kotak memegang lampu

Sumber: Maxpixel

Ide bisnis berasal dari masalah di sekitar lingkunganmu atau target pasar yang harus dicari solusinya. Hobi atau minatmu bisa menjadi ide bisnis asalkan ada pasar yang membutuhkannya. Contohnya, hobi merias wajah dapat menjadi ide bisnis karena ada pelanggan di sekitar rumah yang membutuhkan jasamu.

Baca Juga: 5 Inspirasi Usaha Modal Kecil dari Rumah

Kamu mungkin memiliki beberapa ide, tapi jangan eksekusi semuanya dalam waktu bersamaan. Fokuslah pada satu ide bisnis agar bisnis rumahanmu lebih terarah dan mencapai tujuan yang diharapkan.

2. Buat Rencana Bisnis

seseorang menunjuk lembar kertas yang berisikan rencana bisnis

Sumber: Pixahive

Rencana bisnis atau business plan harus dibuat meski kamu hanya membangun usaha rumahan. Business plan merupakan dokumen penting berisi tujuan, visi-misi, target pasar, kompetitor, proyeksi keuntungan, proses produksi, dan sebagainya. Bisnismu makin terarah dan mudah mencapai tujuan berkat dokumen penting ini.

Business plan diperlukan dalam mencari investor atau pinjaman untuk pengembangan bisnis. Jadi, tidak ada salahnya JULOvers mempersiapkan rencana bisnis sedini mungkin.

3. Siapkan Modal Bisnis

sebuah keluarga sedang memegang celengan bersama

Sumber: Piqsels

Banyak sekali pilihan untuk mendapatkan modal awal usaha, mulai dari tabungan sendiri, dukungan dana dari keluarga, dan pinjaman. Pastikan modal usahanya cukup untuk mengeksekusi ide bisnis rumahan yang ingin dijalankan.

Kamu bisa menghitung kebutuhan modal berdasarkan barang atau peralatan untuk memulai bisnis, seperti bahan baku, alat produksi, atau dana darurat bisnis. Setelah menghitungnya, carilah beberapa sumber pendanaan untuk menyediakan modal dalam bisnismu. Kalau ingin mendapatkan modal secara kredit, buatlah proyeksi pengembalian dananya agar tidak melewati tanggal jatuh tempo.

kredit digital Julo

4. Lakukan Riset Pasar dan Kompetitor

seorang wanita sedang diwawancara

Sumber: Maxpixel

Riset pasar berguna supaya kamu bisa mengetahui segmentasi dan target konsumen. Kegiatan pemasaran produk pun lebih mudah karena kamu sudah mengenali selera mereka. Tentukan target konsumen dari segi demografisnya, seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan sebagainya.

Selain riset pasar, kamu juga perlu melakukan riset kompetitor, yakni bisnis yang menjual jenis produk yang sama. Kamu dapat mempelajari kelebihan dan strategi mereka dalam mendulang keuntungan. Pelajari juga kelemahan kompetitor karena kamu bisa mengaplikasikan solusinya dalam bisnismu. Riset kompetitor juga berguna agar bisnismu memiliki unique selling point (USP).

5. Temukan Supplier Produk

sebuah toko kelontong yang menjual berbagai peralatan rumah

Sumber: Pixabay

Kamu membutuhkan supplier untuk menyediakan bahan baku produksi atau produk siap jual dalam bisnismu. Pemilihan supplier harus dilakukan secara tepat dan cermat karena mereka akan menjadi partner bisnismu dalam jangka panjang. Kualitas bahan baku atau produk yang disediakan menjadi faktor penting dalam memilih supplier.

Kamu bisa memilih lokasi supplier yang dekat dengan rumahmu agar ongkos kirimnya tidak terlalu besar. Jika posisi supplier berkualitas jauh dari lokasi bisnis, kamu harus mempertimbangkan ongkirnya. Masalah ini bisa diatasi kalau kamu memiliki kendaraan untuk mengangkut barang dari supplier tersebut.

6. Lakukan Promosi

seseorang memegang pengeras suara di layar handphone

Sumber: Maxpixel

Pemasaran merupakan langkah penting dalam mendatangkan calon pelanggan. Kamu dapat mengandalkan media sosial sebagai sarana promosi yang mudah dan cepat. Banyak sekali ide konten media sosial yang bisa dijadikan inspirasi untuk memasarkan produk. Namun, usahakan membuat konten yang benar-benar mewakili bisnismu.

Baca Juga: 4 Tips Berbisnis dengan Modal Kecil

Kamu dapat memasang iklan di media sosial sesuai budget agar produkmu semakin dikenal luas. Banyak sekali tips membuat konten iklan yang tersedia di internet. Tips tersebut harus dipelajari supaya kamu bisa menciptakan iklan yang menarik.

7. Lakukan Evaluasi Berkala

seseorang sedang menunjuk sesuatu di buku catatan

Sumber: Pxhere

Evaluasi bisnis harus dilakukan setelah menjalankan bisnis rumahan selama seminggu atau sebulan. Laporan keuangan dan hasil penjualan merupakan dua hal yang wajib dievaluasi secara berkala. Kamu bisa mengetahui hasil keuntungan atau kerugian serta penjualan produk bisnismu dari evaluasi ini.

Jangan hanya mengevaluasi, buatlah strategi agar bisnismu berjalan lebih baik. Kamu dapat berdiskusi bersama teman atau mentor bisnismu jika bingung memilih strategi yang tepat. Evaluasi secara rutin dan penerapan strategi baru merupakan kunci penting dalam perkembangan bisnis.

Bagaimana Cara Agar Usaha Lancar dan Sukses?

Setelah kamu memahami cara membuka usaha sendiri di rumah, sekarang saatnya kamu memahami bagaimana kamu bisa membuat usaha kamu lancar dan sukses. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu kamu melakukannya:

1. Memisahkan Kehidupan Pribadi dan Dengan Bisnis

sekumpulan orang bercengkrama di tempat kerja

Sumber: Pxhere

Salah satu tips untuk memastikan bisnis kamu bisa lancar dan sukses adalah memisahkan urusan bisnis dan kehidupan pribadi. JULOvers bisa mulai dengan memisahkan rekening bisnis dari rekening yang digunakan sehari-hari.

Selain bertujuan untuk memisahkan uang bisnis dan kehidupan pribadi, memisahkan kedua rekening tersebut juga bertujuan untuk membentuk pola pikir. Ketika uang bisnis dicampurkan dengan uang pribadi, kamu mungkin akan melihat bahwa kamu telah sukses dari segi jumlah uang di rekening. Hal ini bisa membuat kamu mungkin kehilangan semangat atau terlena dengan jumlah uang itu.

Padahal, uang bisnis adalah uang untuk operasional perusahaan sehari-hari. Jika kamu menggunakannya selain untuk urusan bisnis, maka hal tersebut dapat merusak arus kas perusahaanmu.

2. Temukan Mentor yang Tepat

tulisan mentor di papan tulis

Sumber: Pixabay

Memulai sebuah bisnis merupakan tantangan yang cukup berat. Kamu tidak hanya membutuhkan modal tetapi juga pengetahuan.

Kamu bisa mendapatkan pengetahuan dari banyak sumber; baik dari pengalaman sendiri, buku, serta menemukan mentor. Mentor memiliki peran penting bagi seseorang yang ingin memiliki bisnis.

Mentor dapat memberikan masukan serta pengetahuan dari pengalamannya. Dengan begitu, kamu dapat menghindari berbagai kesalahan-kesalahan yang umumnya dilakukan oleh pebisnis pemula.

3. Membuat Rencana Keuangan Bisnis

ilustrasi seseorang sedang merencanakan keuangan di papan tulis

Sumber: Pxhere

Keuangan memang bukan satu-satunya aspek dari usaha yang lancar dan sukses; namun, semua usaha yang lancar dan sukses pasti memiliki rencana keuangan bisnis yang baik.

Kamu bisa mulai membuat rencana keuangan bisnis dengan mencatat sumber-sumber pemasukan keuangan kamu serta pos pos pengeluaran dari operasional bisnis sehari-hari. Pastikan untuk selalu memastikan bahwa pos pemasukan selalu lebih besar dari pos pengeluaran.

Baca Juga: Memahami Manajemen Risiko Keuangan

Memiliki pengeluaran lebih besar daripada penghasilan mungkin akan cukup umum saat kamu mulai menjalankan bisnis, khususnya ketika kamu melakukan pemasaran besar-besaran di awal usaha.

Namun, pastikan bahwa usaha kamu lebih sering mendapat untung ketimbang rugi agar keuangan perusahaan kamu dapat bertahan dengan baik.

4. Jangan Ragu Meminjam Modal

dua orang berjabat tangan dengan uang di antara tangan mereka

Sumber: Pxhere

Saat menjalankan bisnis, kamu akan menemukan bahwa bisnis kamu harus berkembang untuk dapat bertahan; baik itu dengan melakukan promo besar-besaran, membuat produk baru, dan lainnya.

Pada saat-saat tersebut, kamu mungkin tidak memiliki modal yang dibutuhkan untuk berkembang. Kalau sudah begini, kamu jangan ragu untuk meminjam modal.

Baca Juga: 6 Pilihan Pinjaman Modal Awal Usaha Tanpa Jaminan

Meminjam modal usaha memang memiliki resikonya sendiri, apalagi kalau kamu sampai tidak dapat membayarnya. Tetapi, dengan perencanaan yang matang, meminjam modal usaha dapat menjadi kunci kesuksesan bisnis kamu ke depannya. Jadi, jangan ragu untuk meminjam modal selama kamu memiliki perencanaan keuangan serta rencana pengembangan yang baik.

Terapkan tujuh cara membuka usaha sendiri di rumah ini agar bisnismu semakin lancar dan sukses. Jangan khawatir mengenai modalnya, karena kamu bisa mendapatkannya secara mudah di JULO Kredit Digital. Kamu bisa mengajukan kredit sampai Rp15.000.000 dengan tenor yang fleksibel. Persyaratannya juga mudah dan kamu tidak perlu menunggu lebih lama untuk pencairan dananya.

Jadi, tunggu apa lagi JULOvers? Siapkan dana usaha kamu bersama JULO dan manfaatkan promo #SiapMelesat untuk hidupkan usaha bareng JULO Kredit Digital. Yuk, download aplikasinya dan bangun usahamu bersama JULO. Semoga penjelasan tentang cara membuka usaha sendiri di rumah ini bisa menginspirasi kamu untuk memulai usaha!

Artikel Lainnya

Keuangan & Bisnis
peluang usaha modal kecil
Keuangan & Bisnis
tips hemat belanja bulanan